Fajar Kebangkitan
0
Comments
Lukas 24:1
Pertanyaan: apa benar Yesus telah bangkit?
Menjadi pertanyaan yang terus dilontarkan banyak orang sepanjang
sejarah. Mereka sulit menerima dengan logika dan mengakui dengan iman
bahwa Yesus sungguh telah bangkit. Ini disebabkan oleh ketidakpercayaan.
Berbagai dugaan dengan alasan logis dibangun untuk membantah kenyataan
ini, mulai dari mayat Yesus yang dicuri para murid-Nya sendiri sampai
pada pernyataan bahwa bukan Yesus yang disalibkan.
Penulis keempat Injil memberitakan fakta
yang sama bahwa Yesus sungguh telah bangkit. Ia bangkit pada hari yang
ketiga, pada hari pertama minggu itu, yaitu hari Minggu (Portugis: Dominggus artinya hari Tuhan).
Itulah waktu ketika para perempuan pagi-pagi benar datang ke kubur
dengan membawa rempah-rempah yang disediakan sebelumnya. Mayat harus
dirempahi supaya awet dan tidak berbau busuk. Kata pagi-pagi benar
menunjuk waktu dini hari / hari masih gelap juga menunjuk awal baru atau
fajar baru. Para perempuan rela bangun lebih awal didorong oleh
kepedulian dan ketaatan terhadap tradisi, serta cinta kasih kepada
Yesus.
Kebangkitan Yesus adalah fajar baru bagi
manusia. Fajar kebangkitan ini menjadi awal arak-arakan kemenangan umat
manusia atas kuasa dosa. Perayaan Hari Paskah Pertama adalah juga
perayaan Hari Anak GMIM. Anak sebagai buah hati orang tua adalah asset
gereja, bangsa dan Negara. Dengan merayakan Paskah ini, gereja
bertanggung jawab untuk memberi ruang dan tempat yang strategis dalam
pelayanan anak. Anak harus dicintai, dibimbing, diperhatikan, dan
disiapkan dengan baik mulai dari keluarga. Inilah tanggung jawab orang
tua yang sangat penting. Lebih khusus perhatian dan kasih sayang seorang
ibu. Ibu yang baik adalah ibu yang merawat, mendidik dan memperhatikan
tumbuh kembang anak secara optimal. Ibu memberi hidup bagi anaknya sejak
dari kandungan. Namun tidak berarti bahwa peran sang ayah diabaikan.
Ayah menjadi figur yang memberi kedamaian dan keteduhan bagi anaknya.
Dari sang ayah mereka belajar tentang kerja keras, ketegasan,
kedisiplinan dan bimbingan yang menentramkan. Semoga di hari Paskah ini
kita dimotivasi untuk menjadi ayah dan ibu yang terbaik. Amin.
Doa: Ya Tuhan kami bersyukur Engkau memberikan kehidupan yang baru oleh kuasa kebangkitan–Mu, dan kami pun berterima kasih atas ayah dan ibu kami yang bertanggung jawab atas kehidupan dan masa depan kami. Amin.
Tags :
Renungan

Post a Comment